Perbandingan: WordPress vs Custom Code untuk UMKM

Mana yang lebih cocok untuk bisnis kamu? Kami bandingkan dari sisi cost, performa, SEO, dan maintenance. Plus: kapan harus pilih yang mana.

WordPress: Quick Overview

WordPress menguasai 43% dari semua website di internet. CMS paling populer di dunia, dengan ekosistem plugin dan tema yang sangat besar. Untuk UMKM yang butuh website cepat tanpa coding, WordPress sering jadi pilihan pertama.

Custom Code: Quick Overview

Custom code berarti website dibangun dari nol menggunakan HTML, CSS, JavaScript, dan framework seperti Next.js, Astro, atau Laravel. Setiap fitur dibuat sesuai kebutuhan, tanpa bloat dari plugin yang tidak dipakai.

Head-to-Head Comparison

AspekWordPressCustom Code
Biaya awalRp 500K-2jtRp 2jt-15jt
Biaya bulananRp 50-300rb (hosting+plugin)Rp 0-100rb (Vercel/Netlify gratis)
Kecepatan load2-5 detik<1 detik
SEO out-of-boxButuh plugin (Yoast)Built-in, lebih cepat
SecurityRentan (plugin vulnerability)Minimal attack surface
MaintenanceUpdate plugin tiap mingguHampir zero maintenance
ScalabilityTerbatas tanpa cachingUnlimited (static)
CustomizationTergantung tema/plugin100% sesuai kebutuhan

Biaya Total 3 Tahun

WordPress

Custom Code (Vercel)

Kapan Pilih WordPress?

Kapan Pilih Custom Code?

💡 Rekomendasi LYID: Untuk UMKM yang serius soal online presence, custom code di Vercel menang di hampir semua aspek kecuali kemudahan editing konten. Solusinya: minta CMS headless (Sanity/Strapi) yang terhubung ke custom frontend. Best of both worlds.

Case Study: UMKM Real

Salon kecil di Jakarta: dari WordPress ke custom code. Hasil setelah migrasi:

Butuh Bot Automasi?

LYID menyediakan bot airdrop siap pakai dengan fitur multi-wallet, auto-claim, dan anti-detect.

Chat di @OG_LYID_bot Lihat Semua Script →
Manday
Manday

Founder LYID — Layer Airdrop ID. Membangun bot automasi crypto sejak 2024.